Showing posts with label ilmu. Show all posts
Showing posts with label ilmu. Show all posts

09 December 2010

Pendidikan Seks Anak

Postingan ini terinspirasi dari koment saya di blog teman.

Menurut penjelasan Bu Herlini Amran, Sebagai orang tua, mengajarkan pendidikan seks kepada anak sejak dini itu hukumnya wajib… tentu saja sesuai dengan porsinya.
1. mengajarkan anak rasa malu sejak ia masih bayi, misal membiasakan ia mandi dan berganti pakaian di tempat tertutup atau tidak di depan orang lain
2. menjaga anak perempuan dalam berpakaian, terutama ketika saudaranya (kakak/adiknya) sudah mengerti perbedaan aurat laki dan perempuan
3. memisahkan tempat tidur atr anak laki dan perempuan sejak usia tamyiz (7-10 th)
4. mengajarkan kepada anak untuk meminta ijin sebelum masuk kamar ortu/sauadaranya sejak usia tamyiz
5. mengajarkan anak tentang cara berpakaian sejak kecil (pakaian laki dan pakaian perempuan)
6. mengajarkan anak maskulin untuk anak laki dan feminin untuk anak perempuan dalam hal berpakaian dan mainan
7. mengajarkan anak thdp semua pekerjaan tanpa memandang gender
8. membiasakan anak menjalankan kewajiban dalam islam sejak kecil, dan mengajarkan anak kewajiban2 yang tidak boleh ditinggalkan setelah ia baligh
9. mengajarkan anak pendidikan ttg Rumah Tangga ketika menjelang pernikahannya
10. yang ini mohon maaf ya, tp penting sekali. orang tua tidak berhubungan suami istri di dekat (dalam satu ruangan) anak skalipun anak sedang tidur dan masih bayi.

pengetahuan ini saya dapat sewaktu kunjungan ke rumah bu herlini amran dan beliau menerangkan ttg pendidikan seks anak sejak dini. smoga bermanfaat

20 January 2010

perlu ga sih pake nama suami di belakang nama istri? (just moslems)

Halo Kawan, smoga kbaikan untuk hari ini dan nanti selalu menyelimuti hati kawan - kawan semua. Kali ini aku ingin sekali berbagi dengan kawan tentang ilmu yang kudapat beberapa waktu yang lampau(ku bilang lampau karna emang uda luama bwgd, beberapa tahun lalu), pas aku berkunjung (bahasa kerennya, ZIARAH SYUYUKH) ke rumah seorang Ustadzah yang wajah dan korespondensinya sudah setia mengisi salah satu rubrik di sebuah majalah religi yang bernama 'UMMI'. Kawan sudah pernah membacanya? Sudah? ya aku rasa  kawan tau siapa beliau, ya ya ya beliau adalah Ustadzah Herlini Amran. :) Familiar bukan namanya? Belum? owh owh ada yang belum kenal beliau, coba sekali-kali mengunjungi rubrik beliau di majalah tersebut, atau kalo kawan mau yang gratisan kawan bisa liat di sini.

Waktu kami berkunjung ke tempat beliau, kami memang sengaja ingin menuntut ilmu dari beliau berkaitan dengan 'PENDIDIKAN SEKS ANAK', tapi sayang bukan tema ini yang ingin aku bagi di sini, melainkan salah satu point yang beliau sampaikan adalah berkenaan dengan keperluan seorang istri menyertakan nama suaminya di belakang namanya. Okelah lain waktu aku bagi tentang 'PENDIDIKAN SEKS ANAK' di blog ini, penting loh buat kawan semua meskipun kawan belum menikah dan punya anak. setuju kan? (setuju dunk.. maksa mode on)

Balik lagi ke bahasan kali ini. Kkeperluan seorang istri menyertakan nama suaminya di belakang namanya. Kira-kira menurut kawan semua, apa sih keperluan/kepentingan atau manfaatnya seorang istri memakai nama suaminya di belakang namanya?
kira-kira nih kalo aku buat jawabannya (pede aja lagi, mewakili perempuan :) ) :
1. Biar diketahui suaminya siapa, misal nama nya Ani, karena suaminya bernama Budi jadilah di panggil Ibu Budi, tul nggak? (harus betul... maksa lagi)
2. kebiasaan yang berkembang di sekitar, kalo arisan dan berkumpul biasanya suka memanggil dengan pangilan suaminya misal ibu Budi, ibu Budi dan Ibu Budi. hehhe
3. ikut-ikutan... . bisa jadi... .
4. dll, sesuai dengan alasan kawan-kawan :D

Anyway, apapun jawaban kawan. Intinya sama pemakaian nama suami di belakang nama istri itu ternyata tidak dibenarkan, menurut agama. Nah kalo di depan, ditengah? di mana aja kawan letaknya, tetep ga boleh. Maksa mode on ^_^
Kata bu Herlini, menyertakan nama suami di belakang nama istri atau pemakaian nama suami sebagai panggilan nama kita misal Ibu Budi atau Ibu Ani Budi.. . dst itu adalah tradisi orang yahudi, kawan bisa liat di wikipedia atau tanya mbah google atau search engine lainnya deh terserah kawan. Dalam Islam justru yang terpenting adalah nama bapak/ayah/papa/abi/abah di belakang nama wanita sekalipun ia sudah menikah. Pernah ga kawan membaca sirah kemudian disebutkan bahwa Aisyah Muhammad? ada ga? hayoo? yang ada juga Aisyah binti Abu Bakar kan? Begitupun yang lainnya, dan kita sebagai ummat Islam ngikutin dunk apa yang udah dicontohin sama TELADAN TERBAIK kita? Rasulullah SAW. SEPAKAT? Dan Bu Herlini Amran, Amran bukanlah nama suaminya, tapi nama ayahnya... . gitulah kenapa dengan bangga aku tambahkan BASHORI dibelakang namaku, karna itu adalah nama Bapak aku, Jadi Mauna Bashori. Mauna adalah panggilan kesayangan Bapakku swaktu beliau masih ada. Jadi bertambah rinduku pada mereka... Smoga Allah himpun kami nanti di SurgaNya kelak, amin

Well, itulah kenapa aku g pernah menyertakan nama suamiku di belakang namaku. Dan Catatan kecil ini smoga bisa menjawab pertanyaan kawan yang bertanya2 dengan nama belakang yang kutambahkan, juga para kawan perempuan muslimah, apa kamu mau menirukan tradisi orang yahudi? Jawabannya ada pada kalian, kawan. CU again

25 November 2009

Sirah Nabawiyah

Subhanallah buku Sirah Nabawiyah-nya Dr. Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buthy bagus, lengkap dengan penjelasan yang singkat namun (InsyaAllah) tidak mengurangi runtutan peristiwa yang terjadi di jaman Rasulullah, bahasanya ringan tanpa mengurangi bobot isi buku Sirah tersebut. Membacanya menjadi tau tanpa harus berpayah2 menelaah dan mencerna bahasa yang disajikan. Enak banget dah pokonya baca buku itu. Kapan2 InsyaAllah, kalo ada waktu di copas-in deh di blog ini. sementara daftar isinya dulu yaaa... .



Pentingnya Sirah Nabawiyah
Tujuan mengkaji Sirah Nabawiyah bukan sekedar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa sejarah yang mengungkapkan kisah-kisah dan kasus yang menarik. Karena itu, tidak sepatutnya kita menganggap kajian fikih Sirah Nabawiyah termasuk sejarah, sebagaimana kajian tentang sejarah hidup salah seorang Khalifah, atau sesuatu periode sejarah yang telah silam.

Sumber-Sumber Sirah Nabawiyah
Secara umum dapat disebutkan di sini bahwa sumber-sumber dan rujukan Sirah Nabawiyah ada tiga, yaitu: Kitab Allah, Sunnah Nabawiyah yang shahih, dan kitab-kitab Sirah.

Rahasia dipilihnya Jazirah Arabia sebagai Tempat Kelahiran dan Pertumbuhan Islam

Sebelum membahas Sirah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berbicara tentang jazirah Arabia, tempat yang dipilih Allah sebagai tempat kelahiran dan pertumbuhannya, terlebih dahulu kita harus menjelaskan hikmah Ilahiyah yang menentukan bi’tsah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di bagian dunia ini, dan pertumbuhan dakwah Islam di tangan bangsa Arab sebelum bangsa lainnya.


dll, nanti disambung lg, sekarang mau ujian dulu yaa, 

Do'a niru do'anya Nabi Yunus as

Ya Allah yang Maha Luas IlmuNya, hamba ujian ya Allah
Ya Allah yang Maha Bijaksana, hamba sedang bla bla bla... .